
Tata cara manasik umroh adalah urutan simulasi pelaksanaan ibadah umroh yang dimulai dari niat ihram di Miqat, pelaksanaan Thawaf mengelilingi Ka’bah, Sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, hingga diakhiri dengan Tahallul atau memotong rambut. Memahami urutan ini sangat penting agar calon jamaah tidak kebingungan saat melaksanakan ibadah sesungguhnya di Tanah Suci.
Pentingnya Memahami Urutan Tata Cara Manasik Umroh Sejak Dini
Setelah Anda memahami Arti Kata Manasik dan menyiapkan seluruh Perlengkapan Manasik Umroh Wanita & Pria, tahap selanjutnya adalah terjun ke lapangan untuk simulasi.
Banyak jamaah yang tersesat atau terpisah dari rombongan saat di Masjidil Haram karena panik dan tidak hafal urutannya. Dengan mengikuti tata cara manasik umroh secara serius, alam bawah sadar Anda akan merekam rute dan aktivitas yang harus dilakukan, sehingga ibadah menjadi jauh lebih khusyuk.
Urutan Tata Cara Manasik Umroh (Simulasi Praktik)
Dalam setiap kegiatan bimbingan resmi, pembimbing (Muthawwif) akan mengarahkan jamaah untuk mempraktikkan 4 rukun utama umroh secara berurutan. Berikut adalah susunannya:
1. Bersuci, Berihram, dan Niat di Miqat
Simulasi dimulai dari titik kumpul yang diibaratkan sebagai Miqat (batas dimulainya niat).
- Jamaah pria akan diajarkan cara memakai dua helai kain ihram yang benar agar aurat tidak terbuka saat berjalan.
- Jamaah berlatih melafalkan niat umroh: “Labbaikallahumma ‘umratan” (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh).
- Sejak niat diucapkan, pembimbing akan mengingatkan larangan-larangan ihram yang mulai berlaku. Jamaah juga diajarkan untuk terus mengumandangkan kalimat Talbiyah.
2. Praktik Thawaf Mengelilingi Ka’bah
Ini adalah simulasi yang paling membutuhkan tenaga. Jamaah akan diarahkan menuju replika Ka’bah.
- Titik Mulai: Thawaf dimulai sejajar dengan Hajar Aswad. Jamaah diajarkan cara melambaikan tangan (Istilam) sambil mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar”.
- Putaran: Berjalan memutari Ka’bah sebanyak 7 kali dengan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri jamaah.
- Doa Khusus: Membaca doa Rabbana atina fiddunya hasanah… di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
- Shalat Sunnah: Setelah 7 putaran selesai, jamaah mempraktikkan shalat sunnah dua rakaat di belakang (atau searah) Maqam Ibrahim, dilanjutkan dengan simulasi minum air zamzam.
3. Praktik Sa’i (Shafa ke Marwah)
Setelah Thawaf, tata cara manasik umroh dilanjutkan dengan Sa’i.
- Jamaah berjalan menuju replika bukit Shafa untuk memulai putaran pertama.
- Berjalan menuju bukit Marwah sebanyak 7 kali putaran (Shafa ke Marwah dihitung 1, Marwah ke Shafa dihitung 2, dan berakhir di Marwah).
- Bagi jamaah pria, diajarkan untuk berlari-lari kecil saat melewati pilar lampu hijau.
4. Tahallul (Bercukur)
Tahap terakhir dari simulasi adalah memotong rambut.
- Pembimbing akan mempraktikkan cara menggunting minimal tiga helai rambut.
- Bagi pria, disunnahkan untuk mencukur habis (gundul), sedangkan untuk wanita cukup memotong sedikit di ujung rambut.
- Dengan selesainya Tahallul, maka seluruh rangkaian simulasi umroh dinyatakan selesai, dan larangan ihram kembali dihalalkan.
Bimbingan Praktik Intensif Bersama Manasik Tour
Menghafal urutan di atas dari buku panduan saja tentu tidak cukup. Anda butuh praktik langsung di bawah bimbingan ahlinya.
Manasik Tour & Travel rutin menyelenggarakan kegiatan bimbingan praktik secara eksklusif bagi seluruh calon jamaahnya. Dengan replika Ka’bah yang memadai dan Muthawwif yang komunikatif, kami memastikan Anda menguasai seluruh tata cara manasik umroh dengan sempurna. Segera amankan kursi Anda untuk jadwal keberangkatan terdekat!




