
Memilih program ibadah haji di Indonesia saat ini membutuhkan ketelitian ekstra. Mengetahui perbedaan haji mujamalah dan haji plus adalah langkah pertama yang sangat krusial sebelum Anda mendaftar. Dengan masa tunggu haji reguler yang semakin panjang, banyak calon jamaah yang beralih ke program khusus agar bisa lebih cepat berangkat ke Tanah Suci.
Dua opsi yang paling sering ditawarkan oleh biro travel adalah Haji Plus (ONH Plus) dan Haji Mujamalah (Furoda). Sekilas, keduanya menawarkan fasilitas eksklusif dan lebih cepat dari haji reguler. Namun, faktanya, kedua program ini memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
Jangan sampai Anda mengeluarkan dana ratusan juta namun salah memilih program yang tidak sesuai dengan ekspektasi waktu Anda! Berikut adalah 4 perbedaan utama Haji Mujamalah dan Haji Plus yang wajib Anda ketahui:
Sumber Kuota Visa: Perbedaan Haji Mujamalah dan Haji Plus yang Utama

Perbedaan paling mendasar terletak pada jenis visa yang digunakan:
- Haji Plus: Menggunakan kuota resmi yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia (Kementerian Agama RI). Kuota ini dikelola negara dan didistribusikan ke travel resmi (PIHK).
- Haji Mujamalah: Menggunakan visa undangan (Visa Mujamalah) langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Kuota ini tidak mengambil jatah kuota haji reguler maupun haji plus dari Kemenag RI.
2. Masa Tunggu (Antrean)

Jika tujuan utama Anda adalah berangkat secepat mungkin, perhatikan poin ini:
- Haji Plus: Meskipun disebut “Plus”, Anda tetap harus mengantre. Masa tunggu Haji Plus saat ini berkisar antara 5 hingga 7 tahun (tergantung wilayah dan kuota tahunan).
- Haji Mujamalah: Tanpa antrean. Jika Anda mendaftar tahun ini dan visa undangan Anda disetujui oleh Kedutaan Arab Saudi, maka Anda akan berangkat di musim haji tahun ini juga.
Estimasi Biaya: Perbedaan Haji Mujamalah dan Haji Plus yang Signifikan
Fasilitas berbanding lurus dengan harga. Karena Haji Mujamalah menawarkan keberangkatan instan tanpa antre, biayanya jauh lebih tinggi:
- Haji Plus: Estimasi biaya biasanya berada di kisaran $12.000 hingga $15.000 USD (sekitar Rp 180 Juta – Rp 230 Juta).
- Haji Mujamalah: Estimasi biaya mulai dari $20.000 hingga di atas $30.000 USD (sekitar Rp 300 Juta – Rp 500 Juta lebih), tergantung fasilitas hotel dan maktab VIP yang dipilih.
4. Kepastian Jadwal Keberangkatan
- Haji Plus: Karena masuk dalam sistem Kemenag, tahun keberangkatan Anda sudah bisa diprediksi sejak awal Anda mendaftar dan mendapatkan porsi.
- Haji Mujamalah: Keberangkatan sangat bergantung pada terbitnya visa dari Kedutaan Arab Saudi, yang biasanya baru keluar mendekati hari H keberangkatan (bulan Syawal atau Dzulqa’dah). Oleh karena itu, memilih travel yang berpengalaman sangatlah vital.
Kesimpulan Perbedaan Haji Mujamalah dan Haji Plus: Mana yang Dipilih?
Pilih Haji Plus jika Anda masih memiliki toleransi waktu untuk menunggu 5-7 tahun ke depan dan ingin biaya yang lebih terukur. Pilih Haji Mujamalah jika Anda memiliki kelapangan rezeki ekstra, kondisi fisik yang prima saat ini, dan ingin berangkat tahun ini juga tanpa perlu menunggu antrean bertahun-tahun.
Rencanakan Ibadah Haji Anda Bersama Manasik Tour Apapun pilihan Anda, pastikan Anda mendaftar di biro perjalanan yang berizin resmi, transparan, dan memiliki rekam jejak yang jelas. Manasik Tour siap memfasilitasi niat suci Anda, baik untuk program Haji Plus maupun Haji Mujamalah 2026, dengan layanan profesional dan bimbingan ibadah sesuai sunnah.
👉 [Klik Di Sini Untuk Konsultasi Program Haji dengan Tim Manasik Tour]




