

Tawaf adalah salah satu rangkaian utama dalam ibadah umroh. Jamaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan penuh ketundukan kepada Allah SWT. Pada momen ini, jamaah dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, istighfar, dan permohonan kebaikan dunia serta akhirat.
Banyak jamaah mencari doa tawaf agar lebih siap ketika menjalankan ibadah di Masjidil Haram. Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada doa wajib khusus untuk setiap putaran tawaf. Jamaah boleh membaca doa dari Al-Qur’an, doa yang mudah dihafal, atau berdoa dengan bahasa sendiri selama maknanya baik.
Jika ingin memahami urutan ibadah umroh dari awal, baca juga cara umroh yang benar.
Apa Itu Tawaf?
Tawaf adalah ibadah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Tawaf dimulai dari arah Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama. Dalam ibadah umroh, tawaf menjadi salah satu rukun yang harus dikerjakan dengan tertib.
Saat tawaf, jamaah sebaiknya menjaga hati agar tetap khusyuk, tidak menyakiti jamaah lain, dan tidak terlalu sibuk dengan foto atau video. Fokus utama tawaf adalah beribadah kepada Allah SWT.
Bacaan Saat Memulai Tawaf
Ketika memulai tawaf dari arah Hajar Aswad, jamaah dapat membaca:
Arab:
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Bismillahi, Allahu akbar.
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”
Bacaan ini dibaca saat memulai putaran tawaf. Jika kondisi memungkinkan, jamaah bisa memberi isyarat ke arah Hajar Aswad tanpa harus memaksakan diri mendekat atau menyentuhnya.
Doa Tawaf yang Bisa Dibaca
Berikut doa umum yang bisa dibaca saat tawaf:
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Latin:
Allahumma inni as’aluka ridhaka wal-jannah, wa a‘udzu bika min sakhatika wan-nar.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon ridha-Mu dan surga-Mu, serta aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka.”
Doa ini bisa dibaca dalam putaran tawaf mana pun. Jamaah juga boleh menggantinya dengan doa pribadi sesuai kebutuhan.
Doa Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Salah satu doa yang sangat baik dibaca saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad adalah:
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Doa ini ringkas, mudah dihafal, dan mencakup permohonan kebaikan yang luas.
Doa Memohon Ampunan Saat Tawaf
Saat tawaf, jamaah juga bisa membaca doa memohon ampunan berikut:
Arab:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Latin:
Rabbana zhalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal-khasirin.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Doa ini cocok dibaca dengan hati yang rendah, terutama ketika jamaah ingin bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Doa Agar Umroh Diterima
Saat tawaf, jamaah juga bisa memohon agar ibadah umrohnya diterima.
Arab:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Rabbana taqabbal minna innaka antas-sami‘ul ‘alim.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Untuk pembahasan khusus, baca juga doa umroh mabrur.
Bolehkah Membaca Doa Sendiri Saat Tawaf?
Boleh. Jamaah tidak harus membaca doa yang sama pada setiap putaran tawaf. Jika belum hafal doa Arab, jamaah bisa berdoa dengan bahasa Indonesia. Yang penting, doa tersebut ditujukan kepada Allah SWT dan berisi permohonan yang baik.
Contoh doa dengan bahasa Indonesia:
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, terimalah ibadah umrohku, berkahilah keluargaku, mudahkanlah urusanku, dan jadikan aku hamba yang lebih dekat kepada-Mu.”
Adab Saat Tawaf
Agar tawaf berjalan lebih tertib dan khusyuk, perhatikan adab berikut:
- Niatkan tawaf hanya karena Allah SWT.
- Jaga wudhu selama tawaf.
- Tidak mendorong atau menyakiti jamaah lain.
- Tidak memaksakan diri mencium Hajar Aswad saat kondisi padat.
- Perbanyak dzikir dan doa.
- Hindari sibuk berfoto secara berlebihan.
- Ikuti alur jamaah dengan tenang.
- Jaga pandangan, ucapan, dan sikap.
Setelah Selesai Tawaf
Setelah menyelesaikan tujuh putaran tawaf, jamaah dapat melaksanakan shalat sunnah dua rakaat jika memungkinkan. Jika area dekat Maqam Ibrahim padat, shalat dapat dilakukan di tempat lain yang aman di dalam Masjidil Haram.
Setelah itu, jamaah bisa memperbanyak doa, minum air zamzam, lalu melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya, yaitu sa’i antara Safa dan Marwah.
Baca juga doa sa’i agar rangkaian ibadah setelah tawaf lebih siap.
FAQ Doa Tawaf
Tidak ada doa wajib khusus untuk setiap putaran tawaf. Jamaah boleh membaca doa apa saja yang baik.
Doa yang sering dibaca adalah Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar.
Boleh. Jamaah boleh berdoa dengan bahasa Indonesia selama maknanya baik dan ditujukan kepada Allah SWT.
Tidak harus. Jika kondisi padat, cukup memberi isyarat dari jauh tanpa memaksakan diri.
Setelah tawaf, jamaah dapat shalat sunnah dua rakaat, berdoa, minum air zamzam, lalu melanjutkan sa’i.
Jamaah sebaiknya menjaga wudhu dan kesucian selama tawaf.
Kesimpulan
Doa tawaf adalah bagian penting untuk membantu jamaah lebih khusyuk saat mengelilingi Ka’bah. Tidak ada doa wajib khusus untuk setiap putaran, sehingga jamaah boleh membaca doa yang mudah dihafal atau berdoa dengan bahasa sendiri.
Yang paling penting adalah menjaga adab, tidak menyakiti jamaah lain, memperbanyak dzikir, dan memohon agar ibadah umroh diterima Allah SWT.
Bagi yang sedang mempersiapkan keberangkatan, baca juga panduan manasik umroh dan bacaan doa manasik umroh lengkap.




