Umroh adalah salah satu ibadah yang istimewa sama halnya dengan haji. Keistimewaan itu karena pada ibadah tersebut juga memiliki keutamaan. Namun untuk menyempurnakannya ada beberapa hal yang anda ketahui mengenai larangan yang tidak boleh dilakukan ketika seseorang menunaikan ibadah umroh. Pastinya larangan-larangan tersebut diperhatikan bagi para jamaah umroh yang menunaikannya. Apa saja larangan-larangan tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Jamaah Laki-laki tidak diperkenankan menggunakan pakaian yang memiliki jahitan

Saat anda menunaikan ibadah umroh, bagi laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan pakaian yang memiliki jahitan, seperti sorban, baju, celana, topi, dan juga kaos kaki. Tetapi masih diperbolehkan menggunakan alas kaki seperti sandal misalnya. Selain itu bagi laki-laki juga tidak diperkenankan untuk memakai pakaian selain kain ihram yang dipakai. Hal ini menjadi salah satu larangan ihram yang pastinya harus dipatuhi para jamaah laki-laki.

2. Wanita tidak diperbolehkan menutup wajahnya dan kedua telapak tangannya

Ini menjadi salah satu larangan yang tidak boleh dilakukan oleh jamaah umroh bagi kaum wanita. Menutup wajah dan kedua telapak tangannya, menjadi larangan bagi kaum wanita selama umroh. Bahkan juga berlaku bagi kaum laki-laki di sekitarnya. Para wanita yang berumroh sebaiknya menggunakan sarung tangan, namun tidak menutup bagian telapak tangannya secara langsung. Selain itu kaum wanita juga tidak diperkenankan menggunakan cadar selama masih memakai kain ihram. Namun, para wanita masih diperboleh menggunakan pakaian yang berwarna atau pakaian yang dijahit selama tidak menutupi kain ihramnya.

3. Memotong Kuku dan rambut

Berikutnya adalah larangan untuk tidak memotong kuku dan rambut ketika melaksanakan umroh. Rambut yang tidak boleh dipotong meliputi jenggot, kumis, dan rambut yang ada di daerah lainnya. Jika jamaah menderita sakit, maka diperbolehkan untuk memotong kuku dan rambut dengan dikenai fidyah, yaitu berpuasa atau bila mampu melakukan qurban.

Demikianlah larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan selama menjalankan ibadah umrah. Pastinya larangan-larangan tersebut bisa diperhatikan dengan sejelas-jelasnya bagi calon jamaah umroh yang akan melangsung ibadahnya berkunjung ke rumah Allah, dan dengan demikian menjadikannya ibadah yang ditunaikannya berjalan lancar dan diterima.